aku jadi semakin yakin kepahitan hidup yang Tuhan kasih dulu, adalah pelajaran yg sangat berarti..
yang menjadikan kita seperti sekarang ini..
kuat dan mandiri..
Walaupun aku merasa berbeda dengan org lain , terutama perasaanku tentang suatu hal..
semua bisa jadi kelebihan dan kekurangan aku..
so poin yg aku ambil dr My life is an open book :
Tak perlu menyesali apapun yg Tuhan telah kasih untuk kita, meski smuanya menyakitkan, coz I believe that He has made everything beautifull in it’s time….
Melanie Anie
Jakarta
akan8 September ditetapkan sebagai Hari Aksara. Sebagai pesta yang patut dirayakan, Yuk Nulis! mengajak teman-temin Nuliser untuk ikutan “Lomba” Nulis.
“Lomba”? Bukan lomba?
Bukan! Lomba ada hadiahnya kan? “Lomba” ga ada hadiahnya.
“Pemenang”nya dapat apa?
Dapat kesempatan untuk berpartisipasi di buku kompilasi yang sedang dikerjakan. Naskahnya akan diikutsertakan dalam buku sebagai “bintang tamu”.
Kegiatan ini semata untuk menyemangati para Nuliser. Selain ikutan “lomba” diharapkan juga aktif di milis/blog dengan konsisten.
Ketentuannya apa?
- Terbuka untuk member Yuk Nulis!. Keterangan lebih lanjut, klik di sini.
- Sudah pernah posting di blog minimal dua kali terhitung sampai tgl 31 Agustus 2009.
- Tema: menceritakan satu sahabat terbaikmu dengan suka-duka, asem-manisnya persahabatan.
- Naskah bebas, boleh yang sudah dimuat di blog, daur ulang naskah lama, naskah baru, apa aja. Puisi, prosa, bebas aja.
- Naskah boleh dari blog sendiri, boleh menyantumkan linknya.
- Seperti biasa, masukkan sendiri naskahmu di blog Yuk Nulis!.
- Beri tag “lomba” di naskahmu atau konfirmasikan ke Lini.
Kriteria penulisannya apa?
- Panjang naskah maksimal 1.000 kata
- Kisah nyata
- Judul menarik
- Alur jelas meskipun maju-mundur
- Mudah dipahami
- Esensi cerita mengena
Kapan diserahkannya?
- Batas akhir tgl. 7 September 2009. Semua akan dimuat di blog serentak pada 8 September 2009.
“Juri”nya siapa?
Tim Yuk Nulis!:
- Anita
- Angel
- Bekti
- Danny
- Dede
- Fachad
- Femi
- Fonny
- Grace
- Hanna
- Henny
- Lini
- Pamuji
Komentar di blog juga ikut mempengaruhi. Jadi, ajak teman-temanmu untuk kasi komentar di sana, bukan di Facebook.
Pengumuman akan diumumkan pada 19 September 2009
Bagi member yang “menang” tapi tidak aktif di milis/blog, artikel yang dimuat di buku akan digantikan “pemenang kedua”. Diharapkan bergabung di Yuk Nulis! bukan semata karena lomba.
Yuk Nulis!
www.YukNulis.com
Sore itu saya bertemu Lini.
Sekalian kopi darat, setelah sebelumnya hanya bertemu via dunia maya. Dan saat itu pula, saya mendapatkan buku My Life is an Open Book yang selesai dibaca dalam sehari.
Bagi saya, buku itu sangat jujur. Sangat terbuka. Sama terbukanya dengan Lini yang ada di hadapan saya sore itu. Sama terbukanya dengan Lini yang memberikan informasi tanpa pelit atau simpan sendiri via email terhadap pertanyaan saya, padahal saya hanya orang asing.
Sebagai orang asing yang tak kenal Lini, mungkin akan terperangah melihat keberaniannya untuk bicara jujur. Tetapi, jujur memang terkadang menyakitkan, dan itu yang dia bisa lakukan, ‘out of the box’, tampil beda dari pandangan orang banyak.
Dari buku itu saya belajar banyak soal relasi. Saya juga melihat Lini dan keluarga (suami dan anak-anak), menjadi keluarga yang kompak, apa adanya, dari perjuangan mengatasi permasalahan yang ada. Tiap keluarga punya masalahnya masing-masing, namun dari bukunya Lini, saya belajar untuk berusaha hidup lebih baik lagi. Bukan dengan kehebatan, tapi dengan kesederhanaan, meskipun dalam keterbatasan.
Saya suka tulisanmu, terus menulis ya, Lin…
Love,
Fonny Jodikin
Singapore
Hi Lini. saya sudah selesai bacanya. Sungguh menarik isi ceritanya. Saya ngga sangka kalau kamu yang baru menjadi katholik beberapa tahun aja bisa mempunyai nalar yang melebihi mereka2 yang dibabtis sejak lahir dalam hal mengenal Bapa disurga.
Terus nulis ya, suatu saat akan tiba saatnya kau peroleh hasil dari jerih payahmu selama ini. Tuhan tau kapan DIA berikan berkat NYA kepada mereka yang membutuhkan.
Andy Gandha
Los Angeles
LINI HANAFIAH? My Life is an open book? Secara fisik terlihat rapuh, tapi tahukah kamu bahwa dia seorang pendobrak ulung? Badanku lebih besar dan lebih “pothok”, tapi tak seberani dia untuk ambil resiko dan keluar dari pakem yang ada. “…;Go outside the box, Rin!” Mungkin aku gak sekuat kamu, Lin. Kita begitu beda, tapi itulah kenapa aku tertarik untuk mengenalmu. Justru karena beda, kita bisa saling bagi tawa dan saling ngetawain. Aku udah baca separo bukumu dan kuhabiskan hanya semalam. Saking semangatnya. Ringan dalam tutur tapi menohok dalam ke ulu hati. Betapa kaya aku bisa mengenalmu, Lini. GBU.
Lin, bukumu udah selesai kubaca. Aku setuju untuk memaafkan tanpa harus mengubah seseorang. Aku dulu juga pernah gak ngomong sama bapakku selama 3bulan bulat karena beda prinsip dan pendapat. Tapi setelah jadi ibu begini, aku sadar, orangtua kadang m…emang merasa memiliki anak sebagai hartanya. Sebagai miliknya yang harus ikut total pada cara dia memberi kasih sayang. Ya, sudah….kita yang lebih muda memang harus yang ngalah. Dua kuping kita masih lebih peka untuk mendengar mereka. Makasih banyak, Lin. GBU. Salam dan doa buat Yla dan Friel.Juga Si Ayah-mu.
Rini Giri
Bekasi
Setelah saya merilis e-book “Yuk Nulis!”, saya nekat untuk membangun komunitasnya beberapa bulan lalu melalui milis dan blog Yuk Nulis!. Terkumpullah beberapa orang yang memiliki bakat terpendam.
Seiring berjalannya waktu, semakin semarak kehidupan di “rumah” Yuk Nulis!”. Saya merasa sudah waktunya untuk membuatkan tempat tambahan, yaitu page Yuk Nulis! di Facebook.
Sebentar saja, sudah memiliki fans begitu banyak. Luar biasa! Bahkan banyak yang bukan teman-teman saya. Semua ingin menulis. Pada semua orang yang minta diajari menulis, saya selalu menjawab, “Coba download e-book saya, nanti kita sharing di milis.”
Ternyata, entah bagaimana, beberapa orang itu kerap menanyakan ke Marsel, urusan direct selling, apakah bisa membeli buku “Yuk Nulis!”.
Sejak awal saya membuat, ide dasarnya adalah sekolah gratis. Maka saya buat e-book itu dengan bebas di-download tanpa batas waktu.
Kenapa tidak dicetak?
Dicetak itu butuh ongkos, maka pembaca harus mengganti ongkos cetak. Lalu ide sekolah gratis tidak lagi gratis karena pembaca harus merogoh koceknya.
Mohon maaf, sampai saat ini dan entah kapan, e-book “Yuk Nulis!” akan tetap menjadi e-book dan akan tetap gratis.
Silakan unduh e-booknya di sini.
Jangan sungkan untuk bergabung di Yuk Nulis!.
Berikut daftar toko buku yang bisa dijadikan obyek berburu:
GRAMEDIA Pulau JAWA & BALI
Bandung
- Gramedia – Merdeka
- Gramedia – BSM
- Gramedia – Istana Plaza
- Gramedia – Paris Van java
- Gramedia – Cirebon
- Gramedia – Tasikmalaya
Yogya
- Gramedia – Sudirman
- Gramedia – Surakarta
- Gramedia – Solo Square
- Gramedia – Ambarukmo
- Gramedia – Malioboro
- TB Perintis
- TB Sekawan Kartini
- TB Luwes Gading
- TB Luwes Nusukan
Semarang
- Gramedia – Pandanaran
- Gramedia – Java Mall
- Gramedia – Purwokerto
- TB Samudera
Surabaya
- Gramedia – Royal Plaza
- Gramedia – Tunjungan
- Gramedia – Manyar
- Gramedia – Delta
- Gramedia – Pakuwon
- Gramedia – Surabaya Expo
- Gramedia – Gramedia Expo
Malang
- Gramedia – Basuki Rahmat
- Gramedia – Malang Town Square
- Gramedia – Jember
Denpasar
- Gramedia – Mall Bali
- Gramedia – Mall Duta Plaza
- Gramedia – Discovery Kuta (Nikita)
Selamat berburu!