Archive for the ‘Review Buku’ Category
Review dari Olyvia Santoso, Surabaya
April 16th, 2010 Posted 8:58 am
Review : G. Lini Hanafiah : My life is an Open Book
Butuh seminggu buat nyelesaiin buku yang ga seberapa tebal ini. Bukan karena bukunya ga menarik, tapi emang agak sibuk karena si mbak ga kerja lagi (jadi senasib ama Lini yang juga ngurus dua anak sendiri). Sama juga ama Lini, aku juga ngurus rumah dengan cara, yang bisa dibersihin ya di bersihin, kalo belom sempat ya udah. Wadoh, koq malah cerita masalah sendiri ya?
Kesanku selama baca buku ini, penulisnya (Lini) punya luka bathin yang amat dalam ama si Mama. Luka ini mungkin sudah (agak) sembuh, tapi masih meninggalkan bekas yang dalam. Itu jelas tertulis disetiap bagian buku. Bagaimana ketidakpuasan Lini pada Mama. Lini mencoba menggantikan posisi ini dengan Mama Mertua yang punya sifat yang bertolak belakang dengan Mama.
Kalau Mama suka mengeluh, Mama Mertua pendiam. Kalau Mama menekankan pada materi, Mama Mertua lebih pada sikap kekeluargaan. Malahan Lini memberikan kesan baru pertama kali menemukan keluarga besar pada keluarga Ayah. Padahal Lini sendiri punya keluarga besar dari pihak Papa dan Mamanya, walaupun kurang erat. (Kapan-kapan ke Makassar Lin, biar tahu gimana satu kota bisa saling kenal sampe leluhurnya hanya dengan nyebut nama dan alamat orang tua.)
Tapi salah satu yang kusukai dari buku ini selain kejujuran Lini, adalah bagaimana seorang Lini ‘melihat’ ke belakang, tanpa harus ‘kembali’ ke belakang. Ini susah, karena kadang saat seseorang melihat ke masa lalu yang kelam dan penuh luka, dia kembali terluka dan bertambah luka karena pikirannya sendiri.
Kisah hidup Lini dituturkan dengan bahasa yang (cukup) teratur, namun tetap enak dibaca. Itu yang membuatku yakin kalau Lini tidak hidup kembali dimasa lalu saat menulis buku ini. Dia ‘hanya’ melihat saja, seperti melihat film kuno.
Yang lain yang kusuka dari buku ini adalah ‘Think out of the box’ (seperti yang Lini tulis untukku di lembar awal buku ini). Ini juga cara pandang yang susah-susah gampang. Tidak semua orang bisa. Dan diantara orang yang bisa, tidak semua orang bisa selalu menerapkannya. Tapi selama membaca buku ini, itu yang kutekankan dikepalaku. Think out of the box, alias membaca seobjective mungkin. Karena Lini yang kukenal ‘kelihatannya’ berbeda. Dan aku berhasil (walau tidak sepenuhnya hehehe).
Sisi lain kehidupan Lini kurasa mirip dengan hidupku sendiri. Kemarahan pada orang tua sampai mendidik anak (diusahakan) agar mereka semandiri mungkin. Untuk yang terakhir itu, aku yakin, kalau anak di didik mandiri (bukan berarti tidak dimanja) bukan berarti kita menerapkan standard yang terlalu tinggi untuk anak. Namun itu semua untuk melatih kepercayaan diri anak. Tentu saja masih dengan menyediakan reward atas keberhasilan anak buat mandiri tanpa harus dengan materi.
Membaca My Life is an Open Book bukan untuk mengenal Lini, tapi mengenal apa yang membentuk Lini. Bukan untuk mencari kebencian dan pujian Lini untuk siapapun, namun untuk melihat kediri sendiri, apakah kejelekan itu ada pada kita. Bukan untuk untuk mencela atau memuji Lini, namun menarik pengalaman menarik yang dialami seseorang dalam hidupnya.
Happy reading my friends….
Olyvia Santoso
Surabaya
Tags: Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku
Review dari Therica Lay, Singapura
April 1st, 2010 Posted 10:10 am
Lini, bukumu ok sekali, beda, jujur n berani… membaca bukumu menguatkan saya yg memang selalu percaya bahwa; 1. Tuhan tentu lebih luas dari yg mampu manusia ungkap, agama tidak untuk dipaksakan. 2.segala sesuatu berhubungan, tidak sekedar kebetulan. 3. tak ada yg perlu ditutupi…thx berat buat bukumu.. datangnya tepat bgt loh… saya serasa berdiskusi lsg dgn seorang sahabat..
Therica Lay
Singapura
Tags: Buku, My Life is An Open Book, Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku
Review dari Rachmat Budi Muliawan – Yogyakarta
March 25th, 2010 Posted 10:03 am
Ulasan sementara: jujur nih My Life is Open Book adalah buku yg gurih dan renyah tulisannya, enak dibaca oleh siapapun. Buku yg unik ini, menawarkan keberanian menjungkir balikkan logika2 kemapanan dan mengobrak-abrik budaya feodalistik dalam tradisi kehidupan yg selama ini kita jalani dan kita anggap benar. Buku yg sarat dng misi mengajak pembaca untuk segera beranjak menjadi manusia yg bebas, merdeka bertanggung jawab. Disarankan dibaca oleh siapapun yg ingin merasakan hidup itu ternyata berwarna-warni dan harus berani menjalani.
…hahahahaha …..
Rachmat Budi Muliawan
Sriti.com
Yogyakarta
Tags: Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku
Review dari Agustinus Kuntadi – Sukabumi
January 25th, 2010 Posted 5:26 pm
Lini, bukunya udah selesai dibaca. Two thumbs up, perasaan ngga baca buku cuma dengerin orang cerita aja. Kalau begitu kapan2 boleh dong jadi narasumber
Agustinus Kuntadi, Sukabumi
Tags: Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku
Review dari Maria Emmanuelle Atty Utomo – Salatiga
January 25th, 2010 Posted 5:00 pm
mbak Lini… akhirnya selesai juga buku My Life is An Open Book nya tadi pagi dibis ^ ^.. Commentnya buanyaaaakkk…yg pasti “very inspiring book” my thumbs aren’t enought to give
) Great!!
Maria Emmanuelle Atty Utomo, Salatiga
Tags: Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku
Review dari Christine Yuliana – Jakarta
January 25th, 2010 Posted 4:57 pm
Just finished reading ur book yesterday.. Good one! Ur life full of adventure ya.. membuka pandangan tentang suatu kehidupan yang lain dan berbeda dari hidupku sendiri..
Christine Yuliana, Jakarta
Tags: Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku
Review dari San San Tjahaya – Bandung
December 23rd, 2009 Posted 5:45 pm
Setelah membaca buku ini, aku melihat beberapa keterkaitan yang tak dapat dielakkan dalam kehidupan ini. Kejujuran, yang pada akhirnya melahirkan kebebasan, yang mau tidak mau mendatangkan konsekuensi, yang membutuhkan keberanian untuk menjalani kehidupan yang penuh kedamaian.
Salut kepada penulis yang sanggup menempatkan kejujuran, kebebasan, keberanian dan kedamaian secara maksimal dalam kehidupannya, dan menuliskannya menjadi sebuah pembelajaran bagi para pembacanya.
Terus berkarya, terus maju dengan hidup dan keluarga kecilmu, karena Tuhan memberkatimu senantiasa
San San Tjahaya
Bandung
Tags: Review
Posted in Buku, My Life is An Open Book, Review Buku







