Review dari Rini Giri, Bekasi

LINI HANAFIAH? My Life is an open book? Secara fisik terlihat rapuh, tapi tahukah kamu bahwa dia seorang pendobrak ulung? Badanku lebih besar dan lebih “pothok”, tapi tak seberani dia untuk ambil resiko dan keluar dari pakem yang ada. “…;Go outside the box, Rin!” Mungkin aku gak sekuat kamu, Lin. Kita begitu beda, tapi itulah kenapa aku tertarik untuk mengenalmu. Justru karena beda, kita bisa saling bagi tawa dan saling ngetawain. Aku udah baca separo bukumu dan kuhabiskan hanya semalam. Saking semangatnya. Ringan dalam tutur tapi menohok dalam ke ulu hati. Betapa kaya aku bisa mengenalmu, Lini. GBU.

Lin, bukumu udah selesai kubaca. Aku setuju untuk memaafkan tanpa harus mengubah seseorang. Aku dulu juga pernah gak ngomong sama bapakku selama 3bulan bulat karena beda prinsip dan pendapat. Tapi setelah jadi ibu begini, aku sadar, orangtua kadang m…emang merasa memiliki anak sebagai hartanya. Sebagai miliknya yang harus ikut total pada cara dia memberi kasih sayang. Ya, sudah….kita yang lebih muda memang harus yang ngalah. Dua kuping kita masih lebih peka untuk mendengar mereka. Makasih banyak, Lin. GBU. Salam dan doa buat Yla dan Friel.Juga Si Ayah-mu.

Rini Giri
Bekasi

Tulisan Terkait

Tags:

This entry was posted on Wednesday, August 19th, 2009 at 3:36 pm and is filed under Buku, My Life is An Open Book, Review Buku. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply





XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>